Ngaji Filsafat merupakan kegiatan di Masjid Jendral Sudirman (MJS) yang dilakukan secara rutin setiap hari Rabu yang setiap bulannya ada tema-tema tertentu. Ngaji Filsafat ini diisi oleh Bapak Dr. Fahruddin Faiz yang merupakan salah satu dosen UIN Sunan Kalijaga.
PMII Rayon Wisma Tradisi, Komisariat Pondok Sahabat, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengikuti Ngaji Filsafat ini pada tanggal 12, 19, dan 26 Juli 2023 dari pukul 20.00-22.00 WIB dengan tema Filosofi Pendidikan Anak. Ngaji Filsafat ini dihadiri kurang lebih ratusan orang yang dominan dari kalangan remaja, dan dari PMII Rayon Wisma Tradisi ada beberapa kader dan pengurus.
Ngaji Filsafat pada bulan Juli ini bertema filosofi pendidikan anak menurut beberapa tokoh, yaitu Maria Montessori, Rabindranath Tagore, Abdullah Nasih Ulwan, dan Ki Hajar Dewantara. Dari beberapa tokoh dapat disimpulkan bahwa menurut Socrates : “Pendidikan itu menyalakan pelita bukan mengisi bejana”, menurut Plato : “Jangan menyuruh anak dengan paksaan tetapi dengan diarahkan yang membuat mereka tertarik”, menurut Aristoteles : “Pendidika hanya mendidik otak tanpa mendidik hati, tidak pantas disebut pendidikan”, menurut Lewis : “Pendidikan tanpa nilai kemanusiaan hanya akan membentuk setan”, menurut Antropolog : “Anak-anak harus diajari cara belajar bukan hanya selalu diperbaiki”, menurut James : “ Anak-anak tidak mengingat apa-apa yang diajarkan tetapi akan ingat siapa yang mengajarnya, maka jadilah guru yang teladan”, menurut Maria Montessori : “Pendidikan saat ini menghidupkan rasa ingin tahu dan semangat belajar”, Rabindranath Tagore sebagai inisaisi sekolah alam, Abdullah Nasih Ulwan menyampaikan tentang pendidikan agama, dan menurut Ki Hajar Dewantara : “Setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah”
Kegiatan ini dari awal sampai berakhir acara dijelaskan oleh pengisi secara runtut, jelas, dan mudah dipahami sehingga informasi dapat tersampaikan dengan baik
0 Komentar