Rapat Tahunan Anggota Rayon ke-54 (RTAR-LIV) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Wisma Tradisi telah sukses digelar dan berjalan dengan lancar walaupun terdapat sedikit halangan seperti waktu yang tertunda. Namun, hal tersebut tidak menjadi alasan bagi kami untuk patah semangat. Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman pada Sabtu-Minggu (25-26/06/2022) secara full offline mengingat pandemi COVID-19 yang sudah mereda. Berbeda dengan dua tahun sebelumnya yang dilaksanakan secara hybrid.
RTAR ini merupakan agenda tahunan pada setiap tingkatan rayon dan juga merupakan suatu bentuk komitmen kader maupun anggota Rayon Wisma Tradisi untuk mendapatkan suatu keemimpinan baru demi keberlansungan Rayon Wisma Tradisi. Hal tersebut sesuai dengan tema yang diusung dalam acara ini yakni “Regenerasi Kepemimpinan, Tingkatkan Sinergitas Pergerakan”. Tentunya kegiatan ini sangat penting mengingat di dalamnya terdapat berbagai pembahasan terkait kelanjutan arah gerakan sebuah organisasi ke depan.
“Regenerasi di dalam PMII Rayon Wisma Tradisi sangat diperlukan guna memperbaiki kepemimpinan ke depan yang lebih baik dan berkualitas” ungkap Armiya Sayidatun Nafiah selaku ketua panitia membuktikan RTAR sebagai forum tertinngi sekaligus pentas demokrasi tertinggi tingkat rayon. Peserta forum melibatkan seluruh elemen baik kader, angggota maupun warga PMII Rayon Wisma Tradisi untuk membahas arah pergerakan kedepannya.
Kegiatan RTAR diawali dengan sambutan dilanjutkan dengan Stadium General oleh dua narasumber yakni Sahabat Dimas Ahmad Rizal dan Sahabat Arif Hidayat. Keduanya mampu menyampaikan materi dengan begitu menarik ditambah dengan antusias peserta forum. Di tengah penyampaian materinya, Sahabat Dimas mengatakan bahwa “Kepemimpinan yang Baik adalah Kepemimpinan yang Transformatif” artinya diperlukan beberapa kriteria kepemimpinan untuk mencapai sebuah kepemimpinan yang transformatif, diantaranya : Idealisasi berpengaruh; Motivasi Inspirasional ; Konsiderasi sosial, dan; Simulasi Intelektual.
Salah satu
rangkaian penting dalam acara RTAR ini adalah sidang pleno. Semua peserta harus
tertib dan sesuai dengan peraturan yang d
itentukan. Persidangan terus
berlangsung dengan ramainya gagasan dan agumentasi dari sahabat-sahabat. Namun
hal tersebut tidak mengubah khidmatnya acara sampai pada sidang Pleno 4 yaitu
Pemilihan Ketua Rayon.
Dalam momentum pencalonan terdapat dua calon ketua Rayon yang dinyatakan lolos sesuai kriteria yang telah ditentukan yaitu sahabat Muhammad Dzulfikri dan sahabat Ahmad Fitriadi. Pada kesempatan ini, sahabat Ahmad Fitriadi resmi terpilih sebagai ketua rayon periode 2022/2023 sesuai dengan pemilihan demokrasi yaitu perhitungan suara dari seluruh peserta sidang.
Sampai di
penghujung acara, sahabat Ahmad Fitriadi selaku ketua terpilih menyampaikan
terimakasih kepada seluruh peserta sidang atas kepercayaan amanah yang diberikan kepadanya, tak lupa juga
sahabat Ahmad Fitriadi mengajak para sahabat lainnya untuk senantiasa mamou
bergerak bersama mewujudkan
kepeminmpinan PMII Rayon Wisma Tradisi menjadi lebih baik.
1 Komentar
Stimulus yang baik itu stimulus yang diberikan terus menerus. oleh karenanya, agar simulasi intelektual yang terbaik dalam melakukan penyusunan misal kita sebut kurikulum diskusi itu bisa terfokus dengan melakukan pengarustamaan intelektual.
BalasHapus