Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Menggapai Asa

 



Oleh : Muhammad Ulil Abshor

Fajar menyingsing membuka eksistensi nusantara

Mata menyongsong memandang hakikat dunia

Belum usai gemuruh hiruk pikuk perekonomian Indonesia

Kini muncul virus corona membumirata

 

Antah-berantah memberitakan migrasinya kawanan burung

Atau berhasilnya bintang laut mencapai daerah palung

Mungkinkah kritikan prajurit yang mengeluh kepada ratu lebah

Melihat gerak-gerik pemuda penuh dengan simpul serakah

 

Transaksi yang dulunya tatap muka

Kini menjelma suara klakson saling bersapa

Keluh kesah berbalut luka

Membawa seketika keredupan asa

 

Menengadah hari mulai gelap

Ruang-ruang toko sunyi senyap

Kursi kayu berdiri sendirian

Meja layu termangu kesepian

 

Bagaimana mau berkembang

Daksa memberontak oleh ketidakmampuan pikiran

Membawa angan-angan menerawang langit

Hinggap menuju kehidupan yang kian terlilit

 

Bagaimana mau berproses

Buana yang dikenal sebagai jembatan sukses

Tidak mampu menyiasati pejuang

Justru hirap mencekam bayang-bayang kehancuran

 

Bagaimana mau berkemajuan

Jagat nirwana kediaman kaum bangsawan

Tidak memikirkan nasib para petualang

Menatap hari penuh malang

 

Mari tegakkan asa penuh keadilan

Berbagi sempena raih kesejahteraan

Barangkali ini adalah sebuah ujian

Sejauh mana mengugemi daya tahan

 

Galang dana sadarkan relawan

Korupsi kolusi patut kita lawan

Kobarkan falsafah spirit kebinekaan

Hingga Tuhan memberikan kita rasa aman

 

Yogyakarta, 16 Juli 2021

Posting Komentar

0 Komentar