Hot Posts

6/recent/ticker-posts

Pelantikan, Upgrading, dan Rapat Kerja ke- 53 PMII Rayon Wisma Tradisi

 

Prosesi Pelantikan

Yogyakarta, Rayonwistrad.com. Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Wisma Tradisi melaksanakan Pelantikan, Upgrading dan Rapat Kerja yang ke-53 periode 2021/2022. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari yaitu dari tanggal 12-14 Juni 2021 di Pondok Pesantren Al Mahali 2. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan tentunya dengan mematuhi protokol kesehatan karena masih dalam kondisi pandemi.

Mengusung tema, “Mewujudkan PMII WISTRAD yang Progresif, Produktif, dan Profesional”. Pengambilan tema ini dengan harapan mampu mewadahi juga menjunjung ketiga nilai di dalamnya, selain itu ingin menumbuhkan progresifitas lebih sehingga mampu menumbuhkan langkah praktis kedepannya bagaimana dapat merelevansikan gerakan di masa sekarang serta mampu menempatkan diri sebagai bentuk profesional, tutur sahabat Hilmi Ahmad Marzuqi selaku ketua rayon terpilih dalam forum RTAR-LIII (30/4 – 1/5/2021).

Kegiatan ini dihadiri oleh warga Rayon Wisma Tradisi dari berbagai angkatan. Selain itu, terlihat hadir pula sahabat Nabbiul Ma’arif selaku perwakilan dari Pengurus Cabang (PC) juga sahabat Dwi Satrio Ainul Yaqin selaku ketua Pengurus Komisariat (PK).

Acara ini berjalan dengan lancar dan khidmat. Pelantikan tersebut dipimpin oleh Sahabat Nabbiul selaku perwakilan dari Pengurus Cabang. Terdapat 67 nama Pengurus Rayon yang dilantik, mereka terdiri dari angkatan 2019 yaitu Korp Sakti.

Acara dimulai dengan bacaan ayat suci Al-Qur’an kemudian menyanyikan lagu Indonesia raya serta mars PMII. Sambutan dari ketua panitia serta ketua Pengurus Cabang kemudian Ketua Komisariat. Dalam agenda ini juga terdapat Stadium General yang menghadirkan narasumber dari demisioner pengurus rayon periode 2019/2020 dan 2020/2021 yaitu Sahabat Wildan Faiz Mubarok dan Sahabat Ahmad Jazuly. Sahabat Yasir Mubarrok selaku ketua panitia menyampaikan “Stadium General ini diperlukan untuk lebih memahamkan arti yang lebih luas dan detail mengenai tema kegiatan kepada panitia dan peserta. Maka dari itu Stadium General ini diisi oleh dua demisioner ketua rayon sebelumnya yang pastinya lebih paham mengenai arti tema”

Selain kegiatan pelantikan dan rapat kerja pada kesempatan kali ini juga terdapat kegiatan upgrading. Adanya kegiatan upgrading dalam agenda kali ini menambah pengalaman serta pengetahuan terhadap sebuah keorganisasian. Sahabat Nawa Syarif selaku wakil ketua rayon mengungkapkan “Upgrading sendiri dimaksudkan untuk menambah wawasan bagi para pengurus untuk menjalankan roda pergerakan kedepannya jadi di dalam upgrading apa yang kita di awal belum mengerti dalam upgrading akan di berikan gambaran, misalnya gambaran tentang kaderisasi kedepannya”.

Dalam kegiatan upgrading terdapat tiga materi yaitu kepemimpinan, keorganisasian yang meliputi administrasi dan kaderisasi, serta materi tentang kekoprian. Masing – masing materi di narasumber oleh demisioner pengurus rayon PMII Rayon Wisma Tradisi. Kepemimpinan oleh Sahabat Moch. Ja’far Amri Amanullah dan Sahabat M. Ifan Nur Affudin. Materi Keorganisasian disampaikan oleh Sahabat Muhammad Mujib dan Sahabat Dimas Ahmad Rizal. Serta yang terakhir materi yaitu kekoprian oleh Sahabati Ilma Afida dan Sahabati Sri Damayanti.

Selanjutnya, forum Rapat Kerja ke–53 juga berjalan dengan lancar dan kondusif. Setiap peserta menyampaikan ide dan juga gagasannya dengan baik. Kegiatan ini berhasil melahirkan program kerja Pengurus Rayon periode 2021/2022, yang terdiri dari BPH, BIRO, LSOR serta BSOR KOPRI.

Pada sebuah kesempatan awak media menanyakan kesan juga harapan ketua rayon, Sahabat Hilmi Ahmad Marzuqi mengungkapkan bahwa agenda kali ini sungguh sangat tidak bisa dipungkiri, beliau juga menyampaikan sebuah harapan “Semoga agenda selanjutnya bisa lebih baik lagi, baik dalam pelaksanaan, value atau yang lainnya”.

Selain itu beliau juga menuturkan sebuah pesan “PMII adalah organisasi kaderisasi, yang mana dengan itu, semua value yang ada di dalam PMII mencoba diberikan dan dilaksanakan. Dewasa ini, PMII mencoba merelevansikan sebuah gerakan untuk menghadapi situasi dan kondisi yang sedemikian rupa sulit. Sebagai contoh mencoba melaksanakan upgrading, mencoba mencari jalan baik secara organisasi maupun, gerakan organisasi. Selain itu, melalui kekoprian yang diusung oleh PMII, gerakan juga coba dilakukan melalui perjuangan wanita, atau mencoba keluar dari kepatriarkian. Serta melalui kekoprian itu, PMII mencoba menumbuhkan jiwa-jiwa Marsinah atau Kartini di dalam tubuh PMII masa kini”.

 

Kontributor : Himmayatul Zulva Ilmayani

Posting Komentar

0 Komentar