Hot Posts

6/recent/ticker-posts

SIG, Upaya Menumbuhkan Kesadaran Gender Kader PMII



Yogyakarta, RayonWistrad.com---
Sejak tanggal 6-7 April, PMII Rayon Wisma Tradisi  menyelenggarakan Sekolah Islam Gender (SIG) 2019 dengan mengusung tema "Gender Humanity: Militansi Perempuan di Era Post Modern". bertempat di Omah PMII Yogya, kegiatan ini diadakan dengan tujuan agar para kader-kader PMII, khususnya kader KOPRI memiliki sensitifitas gender. Demi mendukung jalannya roda organisasi, serta membentuk kader yang aktif, progresif, dan mandiri, perlu dibangun  suatu relasi gender harmonis, partnership antara kader laki-laki dan kader perempuan PMII.

Sebagai badan otonom PMII, yang mewadahi kader-kader putri PMII dalam mengembangkan potensi dan wawasannya, dilaksanakannya SIG ini menjadi sarana pengkaderan yang efektif. Selain dibekali materi ke-KOPRI-an, para peserta SIG juga dibekali materi-materi lainnya, seperti fiqh perspektif perempuan, Gender perspektif Al-Qur’an dan Hadits. Sejarah hukum Islam di Indonesia, Gerakan-gerakan perempuan, dan bentuk-bentuk ketidakadilan gender.

Kegiatan ini sendiri diikuti 50 orang peserta. Peserta tampak antusias mendengarkan materi selama SIG berlangsung. Selain penyampaian pemateri dari para narasumber, peserta juga diajak untuk mengasah analisisnya selama sesi diksusi panel dan DG (Discussion Group). Pada sesi ini, dengan dipandu fasilitator, para peserta dihadapkan dengan berbagai problematika aktual di bidang Gender.

DI akhir kegiatan, sebagai bagian dari rencana tindak lanjut, pengurus Rayon Wisma Tradisi beserta segenap peserta SIG mendengarkan pembacaan Pernyataan Sikap Rayon Wistrad terkait RUU PKS. Teks pernyataan sikap tersebut dibacakan langsung oleh CO Lingkar Permata PMII Rayon Wistrad sekaligus ketua panitia SIG, sahabati Winda Zulfiana. (Eka)

Posting Komentar

0 Komentar