Oleh Andi Saputra
Pendidikan merupakan usaha sadar yang
dilakukan oleh manusia untuk membina kepribadiannya sesuai dengan nilai-nilai
yang terdapat dalam masyarakat dan kebudayaannya. Pendidikan merupakan salah
satu cara atau wadah yang digunakan oleh para generasi tua untuk mewariskan
segala ilmu dan pengalaman yang mereka punya kepada generasi muda agar
kehidupan dimasyarakat tetap berlanjut (sesuai dengan aturan- aturan dan jalan
yang ditempuh oleh generasi tua ). Selain itu pendidikan juga bisa diartikan
sebagai upaya sadar yang dilakukan oleh setiap individu ( manusia ) untuk
mengembangkan potensi yang dimilikinya (menggali kemampuan yang belum bisa
diaktualisasikan).
Pendidikan bila dipandang secara
semantik menunjukan pada sebuah kegiatan atau proses yang berhubungan dengan
pembinaan yang dilakukan seseorang kepada orang lain. pendidikan ini dapat
terwujud melalui prroses pengajaran, pembelajaran, pembersihan dan pembiasaan
dan latihan dengan memperhatikan kompetensi-kompetensi pedagogi berupa
profesi,kepribadian dan sosial. Baik pendidikan tersebut berupa lembaga ataupun
pendidikan diluar lembaga (bimbingan belajar dll). Pendidikan yang dimaksud
merupakan proses yang dilakukan untuk membentuk karakter , akhlak,pemikiran dan
kekuatan batin seseorang.
Fungsi dari adanya pendidikan adalah
membimbing dan mengarahkan individu (peserta didik) dari tahap pertama sampai
tahap yang optimal. Akan tetapi saat ini yang terjadi di Indonesia peserta didik
banyak yang tidak patuh terhadap guru, bahkan fakta yang baru – baru ini muncul
itu sangat memprihatinkan. Bagaimana peserta didik yang seharusnya mengikuti
dan mematuhi semua aturan yang ditetapkan , akan tetapi malah sebaliknya
peserta didik merasa tidak terima dengan apa yang dilakukan oleh seoarang
pendidik, sampai pada akhirnya menimbulkan tingkah laku yang tidak senono
terhadap seorang guru (tindak aniaya). Terus bila di buat sebuah
pertanyaan, sebenarnya siapakah yang salah peserta didikah? Atau
guru sebagai seorang pendidik yang terlalu semena – mena ketika menyampaikaan
sebuah materi.
Hal tersebut merupakan sebuah kasus yang
mungkin tidak hanya terjadi di Indonesia. Akan tetapi, dari kasus tersebut
dapat dipahami bahwa pendidikan adalah salah satu metode yang dilakukan untuk
merubah sikap dan tingkah laku peserta didik dan menumbuhkan sikap untuk selalu
menghormati guru sebagai pembimbingnya. Lalu bagaimanakah konseptualisasi
pendidikan yang seharusnya ada ?
Bersambung.......
Nb. Penulis adalah kader PMII Rayon Wistrad Korp Dinamit
1 Komentar
Matabb....
BalasHapus