ORANG PALESTINA*
Orang Palestina aku,
Orang Palestina namaku,
Dengan tulisan terang,
Di segala medan pertempuran
Telah kupahatkan namaku,
Mengaburkan segala sebutan,
Huruf-huruf namaku melekat padaku,
Hidup bersamaku, menghidupi aku,
Mengisi jiwaku dengan api
Dan berdenyut di urat-urat nadi.
Orang Palestina aku,
Itu namaku, ku tahu.
Itu menyiksa dan menyusahkan aku,
Mata mereka memburu aku,
Mengejar dan melukai diriku,
Karena namaku orang Palestina.
Dan sesuka mereka,
Mereka telah membuat aku mengembara.
Aku telah hudup sekian lama
Tanpa sifat tanpa rupa,
Dan sesuka mereka,
Mereka lontarkan padaku segala nama dan sebutan nista.
Penjara-penjara dengan pintu-pintu lebar terbuka
Mengundang aku,
Dan disegala pelabuhan udara di dunia
Diketahui nama dan sebutanku –
Angin khianat membawa aku,
Menghamburkan aku.
Orang Palestina –
Nama itu mengikuti aku, hidup bersamaku;
Orang Palestina, itu tertakdir padaku
Melekat padaku, menggairahkan aku,
Orang Palestina aku,
Meskipun berkhianat mereka padaku dan pada tujuanku;
Orang Palestina aku,
Meskipun di pasaran mereka menjual aku
Seberapa mereka suka,
Seharga ribuan juta;
Orang Palestina aku,
Meskipun ke tiang gantung mereka giring aku;
Orang Palestina aku,
Meskipun ke dinding mereka ikat aku;
Orang Palestina aku,
Orang Palestina aku,
Meski ke api mereka lempar aku.
Aku – apalah arti diriku ?
Tanpa namaku, Orang Palestina,
Tanpa tanah air di mana aku mengabdikan hidupku,
Di mana aku dilindungi dan melindunginya ?
Aku – apalah arti diriku ?
Jawab, Jawablah aku !
* Karya Harun Hashim Rashid, Penyair Palestina yang tinggal di daerah kekuasaan kaum Zionis
0 Komentar